Anda di referensikan oleh DLS2705
[Pelajari Lebih Lanjut]

Keranjang Belanja

 x 

Keranjang kosong
Menu [klik disini]

Kapan bicara dan kapan diam

 

"Orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kiamat, hendaknya berkata yang baik. Atau (jika tidak bisa) lebih baik Diam."

- HR. Bukhari

 

"Orang muslim adalah orang yang bisa menjaga tangan dan lisannya dari menyakiti muslim lain."

- HR. Bukhari

 

 

Alangkah indahnya DIAM, Apabila BICARA dapat Menyakiti orang Lain. 

Alangkah Terhormatnya DIAM, Apabila BICARA hanya utk Merendahkan Orang lain. 

Alangkah Bagusnya DIAM, Apabila BICARA Bisa Mengakibatkan Terhinanya Orang lain. 

Alangkah Cerdiknya DIAM, Apabila BICARA dapat Menjerumuskan Orang lain. 

Alangkah Bijaknya DIAM, Apabila BICARA hanya untuk Merugikan Orang lain. 

 

Akan tetapi.... 

 

Betapa Dahsyatnya BICARA, Apabila DIAM itu Mengakibatkan Celakanya Orang lain. 

Betapa Saktinya BICARA, Apabila DIAM itu menjadikan Ruginya Orang lain. 

Betapa Hebatnya BICARA, Apabila DIAM membuat tidak sadarnya kesalahan yang terus dilakukan orang lain. 

Betapa Pentingnya BICARA, Apabila DIAM mengakibatkan semakin bodohnya orang lain. 

 Betapa TAJAM-nya kata2 kita saat kita sedang marah & betapa TEDUH-nya kata2 kita saat kita sedang senang. 

 

Kapan kita DIAM & kapan kita harus BICARA

 

Jangan bicara tentang hartamu dihadapan orang miskin. 

Jangan bicara  Kesehatanmu dihadapan orang sakit. 

Jangan bicara kekuatanmu dihadapan orang lemah. 

Jangan bicara kebahagiaanmu dihadapan orang yang sedang sedih. 

Jangan bicara kebebasanmu dihadapan orang yang terpenjara. 

 

Seorang yang BIJAK ibarat AIR. 

Yang Selalu Tenang dan menenangkan. 

Suci dan menyucikan. 

Sejuk dan  menyejukkan. 

Segar dan menyegarkan. 

Lembut dan melembutkan. 

        

Jadilah seperti Air yang selalu mencari tempat yang lebih rendah. 

Bermakna  TAWADHU (rendah hati, tidak pernah menyombongkan diri dan Tidak Pernah merendahkan / menghina orang lain. 

 

Jadilah Seperti air yg selalu Memberi kehidupan bagi apapun dan siapapun.