Anda di referensikan oleh ZELENAHSG
[Pelajari Lebih Lanjut]

Keranjang Belanja

 x 

Keranjang kosong
Menu [klik disini]

Saring sebelum sharing Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa sesuatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu (Q.S. Al-Hujarat: 6)





Ada yang hilang dari foto ini  Sekilas ini hanyalah foto biasa 2 orang pria, tapi terasa istimewa ketika kita tahu kedua orang ini adalah 2 orang terkaya sejagat dan 2 orang paling berpengaruh di dunia Teknologi, Inilah Bill Gates dan Mark Zuckerberg dalam satu frame. Tapi ada hal yang hilang dalam foto tersebut, apa itu?  Perhatikan, tidak nampak satu pun perhiasan mereka kenakan,  Tidak terlihat ikat pinggang dari Gucci, Tidak terlihat pakaian dari Armani, Tidak terlihat sepatu dari brand papan atas, Tidak terlihat jam Rolex 2 orang ini terlihat begitu sangat sederhana dan biasa saja.  Ya, di acara-acara tertentu mereka mungkin mengenakan jas dan dasi, tapi seperti yang banyak orang ketahui, beginilah penampilan keseharian mereka: sederhana.  Kesederhanaan tidak hanya ditunjukkan oleh Bill Gates dan Mark Zuckerberg, tetapi juga oleh pemimpin raksasa teknologi lainnya seperti Steve Jobs dan Jack Ma.  Sebuah pelajaran hidup Orang kaya tetap kaya dengan hidup seakan-akan mereka miskin, Sementara orang miskin tetap miskin dengan hidup seakan-akan mereka kaya.  Tujuannya adalah menjadi kaya, bukan terlihat kaya, Kaya akan ilmu Kaya akan pengalaman Kaya akan kebahagia Kaya akan kesehatan Kaya akan keluarga Kaya akan Cinta Kaya finansial  Penutup  Miskin beda dengan sederhana, miskin itu kondisi hidup, sederhana itu cara hidup - Cak Lontong -

 





Miskin beda dengan sederhana, miskin itu kondisi hidup, sederhana itu cara hidup. Cak Lontong





Isteri adalah hadiah dari Allah  Allah menyuruh kamu menjaganya tetapi sebaliknya, dia yang menjagamu  Bu.... Calon Isteriku Gak Bisa Masak--  Di Subuh yang dingin...ku dapati Ibu sudah sibuk memasak di dapur.  Ibu masak apa? Bisa ku bantu?  Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan Bapak sahutnya.  ASYIIIK... Eh Bu.. calon istriku kayaknya dia tidak bisa masak loh...  Iya terus kenapa..? Sahut Ibu.  Ya tidak kenapa-kenapa sih Bu.. hanya cerita saja, biar Ibu tak kecewa, hehehe  Apa kamu pikir bahwa memasak, mencuci, menyapu, mengurus rumah dan lain lain itu kewajiban Wanita?  Aku menatap Ibu dengan tak paham.   Lalu beliau melanjutkan, Ketahuilah Nak, itu semua adalah kewajiban Lelaki. Kewajiban kamu nanti kalau sudah beristri. katanya sambil menyentil hidungku.  Lho, bukankah Ibu setiap hari melakukannya?   Aku masih tak paham juga.  Kewajiban Istri adalah taat dan mencari ridho Suami. kata Ibu.   Karena Bapakmu mungkin tidak bisa mengurusi rumah, maka Ibu bantu mengurusi semuanya. Bukan atas nama kewajiban, tetapi sebagai wujud cinta dan juga wujud Istri yang mencari ridho Suaminya  Saya makin bingung Bu.   Baik, anandaku sayang. Ini ilmu buat kamu yang mau menikah.   Beliau berbalik menatap mataku.  Menurutmu, pengertian nafkah itu seperti apa? Bukankah kewajiban Lelaki untuk menafkahi Istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan? tanya Ibu.  Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah kewajiban Suami. Makanan adalah nafkah. Maka kalau masih berupa beras, itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak adalah kewajiban Suami. Lalu menyiapkan rumah tinggal adalah kewajiban Suami. Sehingga kebersihan rumah adalah kewajiban Suami.   Mataku membelalak mendengar uraian Bundaku.  Kok sampai segitunya bu..? Lalu jika itu semua kewajiban Suami. Kenapa Ibu tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut Bapak sekalipun?  Karena Ibu juga seorang Istri yang mencari ridho dari Suaminya. Ibu juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana. Karena Ibu mencintai Ayahmu, mana mungkin Ibu tega menyuruh Ayahmu melakukan semuanya. Jika Ayahmu berpunya mungkin pembantu bisa jadi solusi. Tapi jika belum ada, ini adalah ladang pahala untuk Ibu.  Aku hanya diam terpesona.  Pernah dengar cerita Fatimah yang meminta pembantu kepada Ayahandanya, Nabi, karena tangannya lebam menumbuk tepung? Tapi Nabi tidak memberinya. Atau pernah dengar juga saat Umar bin Khatab diomeli Istrinya? Umar diam saja karena beliau tahu betul bahwa wanita kecintaannya sudah melakukan tugas macam-macam yang sebenarnya itu bukanlah tugas si Istri.  Iya Buu...   Aku mulai paham,   Jadi Laki-Laki selama ini salah sangka ya Bu, seharusnya setiap Lelaki berterimakasih pada Istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih payah Istri.   Ibuku tersenyum.  Eh. Pertanyaanku lagi Bu, kenapa Ibu tetap mau melakukan semuanya padahal itu bukan kewajiban Ibu?  Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita, Nak. Istri menuntut Suami, atau sebaliknya. Tapi banyak hal lain. Menurunkan ego. Menjaga keharmonisan. Mau sama mengalah. Kerja sama. Kasih sayang. Cinta. Dan Persahabatan. Menikah itu perlombaan untuk berusaha melakukan yang terbaik satu sama lain. Yang Wanita sebaik mungkin membantu Suaminya. Yang Lelaki sebaik mungkin membantu Istrinya. Toh impiannya rumah tangga sampai Surga  MasyaAllah.... eeh kalo calon istriku tahu hal ini lalu dia jadi malas ngapa-ngapain, gimana Bu?  Wanita beragama yang baik tentu tahu bahwa ia harus mencari keridhoan Suaminya. Sehingga tidak mungkin setega itu. Sedang Lelaki beragama yang baik tentu juga tahu bahwa Istrinya telah banyak membantu. Sehingga tidak ada cara lain selain lebih mencintainya.  Jodoh kita adalah Hadiah dari ALLAH  Semoga sahabat bisa segera bertemu dengan jodoh Terbaik Saling Mencintai karena ALLAH  Aaminn :)

 





Jangan menggunakan smartphone ketika mengemudi  Awalnya handphone cuma di pake untuk sms dan telpon. Nah, sekarang setelah handphone berubah menjadi smartphone, kebutuhan manusia terhadap smartphone pun mulai bervariasi, mulai dari sms dan telpon, mendengarkan radio, mp3 musik, nonton video, mengurus online shop, chatting, ber sosial media, main game, dan banyak lagi.  Nah karena kemudahan dan fungsi smartphone yang semakin beragam, membuat kita ketergantungan, kapanpun dan dimanapun, smartphone selalu ada dalam genggaman tangan. Tak terkecuali ketika kita sedang mengemudi.   Texting while driving itu berbahaya, gimana kalau menggunakan smartphone sambil mengemudi? Sambil main Pokemon Go misalnya? Ya sama saja, karena pada prinsipnya menggunakan smartphone ketika mengemudi mengganggu konsentrasi pengemudi dan meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat mencelakai pengendara ataupun orang lain.  Dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada Pasal 283 menyebutkan: “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).”  Sementara pada Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang No.22 Tahun 2009 sendiri berisi: “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.”  Nah, sangat jelas pada kedua Pasal diatas bahwa ketika mengemudi harus mengutamakan konsentrasi dan berkendara secara wajar. Sementara menggunakan smartphone saat mengemudi jelas membuat pengendara menjadi tidak fokus dan hilang konsentrasi yang dapat mengakibatkan kecelakaan.  Penelitian yang dilakukan oleh GHSA (Governors Highway Safety Association), Amerika Serikat, menemukan bahwa menggunakan smartphone pada saat mengemudi merupakan penyebab terbesar terjadinya kecelakaan di jalan raya, hampir 23% kecelakaan disebabkan oleh penggunaan smartphone ketika mengemudi.

 





HEI LO! IYA LO! YANG LIKE, COMMENT & SHARE GAMBAR INI! GW SUMPAHIN LO SEMUA! JADI ORANG SUKSES!





Kapan bicara dan kapan diam





Kamu pasti tahu, untuk menjadi orang yang sukses itu tidak mudah. Kamu harus mau bekerja keras, memiliki kemauan yang kuat, serta bersabar. Pasalnya, sukses tak akan bisa kamu raih hanya dalam sekejap. Semua pasti ada prosesnya.  Masalahnya, tak jarang orang malah melakukan hal-hal yang menjauhkan dirinya dari kesuksesan. Tanpa sadar dia justru melakukan hal yang mendekatkannya dengan kegagalan.   Nah berikut adalah perbedaan karakter antara orang sukses dan orang gagal.  1. Dalam menghadapi masalah  Dalam menghadapi sebuah permasalahan, orang sukses selain memberikan kritikan, mereka juga memberikan solusi yang logis atas setiap masalah yang dihadapi. Namun, orang gagal cenderung hanya memberik kritikan tanpa solusi sama sekali bahkan tidak segan untuk menyudutkan orang lain.  2. Teamwork  Orang sukses senang saling membantu dan bekerja sama dalam mencapai sebuah tujuan, bagi mereka sukses bukan tentang apa yang mereka dapatkan, tetapi apa yang bisa dicapai bersama-sama.  Sementara itu, orang gagal justru cenderung egois, bagi mereka sukses adalah tentang pencapaian pribadi, mereka tidak perduli apa yang mereka korbankan untuk mencapai tujuan pribadi mereka.  3. Dalam menghadapi kegagalan  Sukses tidak diraih dengan mudah, kadang perjalanannya panjang dan berliku. Tidak jarang kesuksesan harus didahului oleh kegagalan yang berulang.  Nah orang sukses ketika menghadapi kegagalan, mereka segera introspeksi diri, karena mereka menyadari bahwa kegagalan datang dari diri mereka sendiri.  Sementara orang gagal, mereka sibuk menyalahkan orang lain tanpa pernah introspeksi diri mereka atas kegagalan yang mereka alami.  4. Yang dibicarakan  Satu hal yang mencolok tentang orang sukses adalah mereka sibuk membicarakan ide/gagasan, sementara orang gagal sibuk bergosip / membicarakan orang lain.  5. Kesalahan orang lain  Orang sukses mampu memaafkan kesalahan orang lain, bagi mereka mengingat-ingat kesalahan orang lain hanyalah buang-buang energi. Sementara orang gagal cenderung menyimpan dendam kepada orang lain.   6. Mindset  Orang sukses sadar bahwa ada banyak hal di dunia ini yang tidak dia ketahui, oleh karenanya orang sukses terus belajar hal-hal baru. Sementara orang gagal, mereka beranggapan mereka tahu segalanya sehingga mereka cenderung malas.  Toh hidup adalah proses belajar yang tidak pernah ada habisnya.  Kesimpulan  Hidup adalah PROSES Hidup adalah BELAJAR tanpa ada batas UMUR tanpa ada kata TUA  JATUH, berdiri lagi KALAH, mencoba lagi GAGAL, bangkit lagi  NEVER STOP NEVER GIVE UP  Sampai Allah SWT berkata:





Anton: